AC Milan Akhirnya Temukan Target Man: Niclas Füllkrug Datang, Jersey Nomor 9 Sudah Menunggu

0 0
Read Time:3 Minute, 58 Second

AC Milan akhirnya menemukan jawaban atas masalah klasik yang menghantui lini depan mereka sepanjang musim ini. Setelah cukup lama mencari penyerang tengah bertipe target man, Rossoneri kini semakin dekat untuk meresmikan kedatangan Niclas Füllkrug dari West Ham United. Penyerang tim nasional Jerman tersebut diproyeksikan menjadi solusi instan atas krisis produktivitas gol yang dialami Milan.

Kebutuhan akan sosok striker murni memang menjadi isu utama di kubu Rossoneri. Meski memiliki banyak pemain ofensif berkualitas, Milan kerap kesulitan menembus pertahanan lawan ketika menghadapi tim yang bermain rapat. Minimnya kehadiran penyerang bertipe klasik nomor 9 membuat serangan Milan sering kehilangan titik fokus di kotak penalti.

Lini Depan Milan Belum Ideal Sepanjang Musim

Situasi lini depan AC Milan musim ini bisa dibilang jauh dari kata ideal. Santiago Gimenez menjadi satu-satunya penyerang tengah murni yang dimiliki Rossoneri. Namun, kontribusi penyerang asal Meksiko tersebut belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi, baik dari segi jumlah gol maupun konsistensi permainan.

Masalah Milan semakin bertambah ketika Gimenez harus menjalani operasi akibat cedera engkel yang cukup serius. Cedera tersebut membuat Milan kehilangan opsi utama di lini depan dalam periode krusial musim ini. Kondisi inilah yang memaksa manajemen bergerak cepat di bursa transfer demi mencari solusi jangka pendek sekaligus jangka menengah.

Sebelumnya, Milan sempat dikaitkan dengan beberapa nama besar. Salah satu yang paling santer adalah Dusan Vlahovic dari Juventus. Namun, faktor harga, gaji, serta kerumitan negosiasi antar klub rival membuat transfer tersebut sulit terwujud. Milan pun mengalihkan fokus ke opsi yang lebih realistis dan sesuai kebutuhan taktik tim.

Niclas Füllkrug Jadi Pilihan Paling Masuk Akal

Nama Niclas Füllkrug kemudian muncul sebagai kandidat terkuat. Penyerang berusia 31 tahun itu dinilai memiliki profil yang sangat dibutuhkan Milan saat ini. Bertubuh tinggi, kuat dalam duel udara, serta piawai dalam permainan membelakangi gawang, Füllkrug merupakan tipikal target man klasik yang jarang dimiliki Milan dalam beberapa musim terakhir.

Füllkrug bukan nama asing di sepak bola Eropa. Ia tampil cukup konsisten bersama Borussia Dortmund sebelum pindah ke West Ham United. Bersama tim nasional Jerman, ia juga kerap menjadi andalan sebagai penyerang tengah, terutama dalam situasi bola mati dan crossing dari sisi sayap.

Kehadirannya diyakini mampu mengubah pola serangan Milan secara signifikan. Dengan adanya target man di kotak penalti, pemain seperti Rafael Leao dan Christian Pulisic akan memiliki opsi umpan yang lebih jelas, baik melalui crossing maupun cut-back dari sisi lapangan.

Kesepakatan Milan dan West Ham Sudah Tercapai

Laporan terbaru menyebutkan bahwa AC Milan telah mencapai kesepakatan dengan West Ham United terkait transfer Niclas Füllkrug. Negosiasi antara kedua klub berjalan cukup cepat dalam sepekan terakhir dan hampir seluruh detail transfer telah disepakati.

Skema transfer yang disetujui adalah peminjaman dengan opsi pembelian permanen di akhir musim. Skema ini dinilai menguntungkan Milan karena meminimalkan risiko finansial, sekaligus memberi kesempatan untuk mengevaluasi performa Füllkrug sebelum mengambil keputusan jangka panjang.

Bagi West Ham, melepas Füllkrug juga dianggap sebagai langkah realistis mengingat sang pemain belum sepenuhnya menjadi pilihan utama di bawah asuhan pelatih mereka. Dengan demikian, transfer ini dinilai sebagai solusi win-win bagi kedua belah pihak.

Bukan Sekadar Tambahan, Tapi Solusi Taktis

Meski Milan memiliki deretan pemain ofensif seperti Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Christopher Nkunku, ketiganya bukan penyerang tengah bertipe target man. Leao dan Pulisic sejatinya adalah winger murni yang lebih efektif ketika menyerang dari sisi lapangan.

Tanpa striker klasik, Milan kerap kesulitan memaksimalkan dominasi permainan. Füllkrug hadir bukan sekadar sebagai pelapis, melainkan sebagai solusi taktis yang memungkinkan Milan bermain lebih variatif. Ia dapat menjadi pemantul bola, membuka ruang bagi second line, serta menjadi ancaman nyata di kotak penalti lawan.

Tes Medis Rampung, Nomor 9 Sudah Menunggu

Niclas Füllkrug telah tiba di Milan pada Selasa pagi waktu setempat untuk menjalani tes medis. Proses pemeriksaan berlangsung cukup panjang dan baru selesai pada sore hari. Jurnalis Italia, Antonio Vitiello dari SempreMilan, melaporkan bahwa tes medis rampung sekitar pukul 17.45 waktu setempat.

Dengan selesainya tes medis tersebut, hampir dapat dipastikan bahwa Füllkrug akan segera diumumkan sebagai pemain anyar AC Milan. Langkah selanjutnya adalah penyelesaian administrasi dan pengumuman resmi dari klub.

Füllkrug dijadwalkan hadir di Milanello pada Rabu, 24 Desember, untuk bertemu rekan-rekan setim barunya serta pelatih Massimiliano Allegri. Ia juga akan langsung mengikuti sesi latihan setelah mendapatkan lampu hijau dari West Ham.

Menariknya, Füllkrug telah memutuskan untuk mengenakan jersey nomor 9. Nomor tersebut sebelumnya kosong setelah kepergian Luka Jovic pada musim panas lalu. Pilihan ini menegaskan peran penting yang diemban Füllkrug sebagai ujung tombak utama Rossoneri.

Harapan Baru untuk Rossoneri

Kedatangan Niclas Füllkrug membawa harapan baru bagi AC Milan. Di tengah persaingan ketat Serie A dan ambisi kembali berbicara banyak di Eropa, Milan membutuhkan sosok penyerang yang mampu menjadi pembeda di laga-laga krusial.

Jika mampu beradaptasi dengan cepat, Füllkrug berpotensi menjadi kepingan penting dalam skema Massimiliano Allegri. Rossoneri kini berharap, nomor 9 yang selama ini terasa “berat” bisa kembali menemukan tuahnya bersama striker asal Jerman tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Menang Besar Lawan Slavia Praha, Cristian Chivu Acungi Jempol Performa Inter Milan!

0 0
Read Time:4 Minute, 9 Second

Cristian Chivu, Inter Milan kembali menunjukkan kelasnya di kancah Eropa. Pada pertandingan kedua League Phase Liga Champions 2025/2026 yang digelar di San Siro dini hari tadi, Nerazzurri sukses meraih kemenangan meyakinkan atas tamunya, Slavia Praha. Pertandingan ini berakhir dengan skor telak 3-0 untuk Inter, hasil yang sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk melangkah jauh di kompetisi elite Benua Biru.

Dua gol dicetak oleh kapten sekaligus bomber utama Inter, Lautaro Martínez, sementara satu gol tambahan lahir dari aksi impresif Denzel Dumfries. Kemenangan ini bukan hanya menambah poin penuh bagi Inter, tetapi juga memberikan suntikan moral yang sangat penting bagi skuat asuhan Cristian Chivu.

Inter Milan Dominasi Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan langsung menguasai jalannya pertandingan. Dukungan penuh suporter di San Siro membuat Lautaro Martínez dan kawan-kawan tampil percaya diri. Serangan demi serangan dilancarkan melalui kombinasi permainan cepat di lini tengah yang dikomandoi Nicolò Barella dan Hakan Çalhanoğlu.

Gol pertama akhirnya tercipta pada menit ke-22 melalui Lautaro. Striker Argentina itu memanfaatkan umpan terobosan Marcus Thuram dengan penyelesaian dingin yang tak mampu dihalau kiper Slavia. Gol tersebut semakin melecut semangat tuan rumah untuk menekan pertahanan lawan.

Slavia Praha yang datang sebagai underdog berusaha memberi perlawanan, namun mereka kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Inter yang dikawal oleh Alessandro Bastoni dan Stefan de Vrij. Setiap kali Slavia mencoba membangun serangan, bola cepat direbut kembali oleh Inter untuk dilancarkan menjadi serangan balik.

Gol Tambahan dan Performa Lini Serang

Memasuki babak kedua, Inter kembali menambah keunggulan lewat Lautaro Martínez. Berawal dari pergerakan cerdik Federico Dimarco di sisi kiri, bola silang matang berhasil dituntaskan Lautaro dengan sundulan keras pada menit ke-54. Gol ini membuat publik San Siro bergemuruh sekaligus menegaskan status Lautaro sebagai predator utama Nerazzurri di Liga Champions musim ini.

Gol penutup kemudian dicetak oleh Denzel Dumfries pada menit ke-73. Bek sayap asal Belanda itu menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Slavia. Skor 3-0 bertahan hingga akhir pertandingan dan menjadi pesta sempurna bagi Inter Milan.

Cristian Chivu Puas dengan Penampilan Tim

Usai laga, manajer Inter Milan, Cristian Chivu, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya. Ia menilai performa anak asuhnya semakin membaik dari laga ke laga. Menurutnya, para pemain tidak hanya bermain dengan determinasi tinggi, tetapi juga menunjukkan kedewasaan dalam mengelola jalannya pertandingan.

“Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami. Hari ini para pemain menunjukkan sikap yang bagus, mereka tampil seimbang, bersenang-senang di lapangan, tetapi tetap berhati-hati. Saya merasa para pemain kami semakin berkembang,” ujar Chivu, dikutip dari laman resmi UEFA.

Eks legenda Inter Milan itu juga menyoroti etos kerja skuatnya. Ia memuji bagaimana seluruh pemain, baik starter maupun pengganti, mampu menjaga intensitas permainan. “Saya melihat para pemain kami mau bekerja keras untuk melakukan sejumlah hal yang baru. Itu membuat saya senang. Saya juga gembira karena bisa memberikan menit bermain kepada pemain yang selama ini jarang diturunkan,” tambahnya.

Kemenangan Krusial di Liga Champions

Walaupun Slavia Praha bukan tim unggulan di turnamen ini, kemenangan tersebut dinilai Chivu tetap krusial. Dalam format baru League Phase Liga Champions, setiap kemenangan memiliki arti besar karena akan menentukan posisi di klasemen akhir. Dengan hasil ini, Inter Milan berhasil mengoleksi poin penuh dan menjaga asa untuk lolos ke babak knockout.

Selain itu, kemenangan ini semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya. Dukungan penuh fans di San Siro juga memperlihatkan bahwa hubungan emosional antara tim dan pendukung tetap solid, sesuatu yang sangat penting bagi perjalanan panjang Inter musim ini.

Fokus Laga Berikutnya

Setelah pesta kemenangan atas Slavia Praha, Inter Milan tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Mereka langsung mengalihkan fokus ke kompetisi domestik Serie A. Pada akhir pekan ini, Nerazzurri dijadwalkan menghadapi Cremonese, laga yang menjadi ujian sebelum jeda internasional dimulai.

Cristian Chivu menegaskan bahwa timnya harus tetap fokus dan konsisten. “Liga Champions memang penting, tetapi kami juga tidak boleh lengah di Serie A. Kami ingin terus berada di jalur kemenangan di semua kompetisi,” tegasnya.

Lautaro Martínez Kian Tajam

Salah satu sorotan terbesar dalam kemenangan Inter kali ini adalah performa Lautaro Martínez. Dengan torehan dua golnya, ia kini menjadi top skor sementara Inter di Liga Champions musim ini. Perannya sebagai kapten benar-benar ditunjukkan lewat kerja keras, kepemimpinan, dan naluri mencetak gol yang tinggi.

Tidak hanya itu, Lautaro juga berperan penting dalam membangun serangan tim. Ia sering turun ke lini tengah untuk membantu aliran bola sekaligus membuka ruang bagi rekan setimnya. Performanya yang konsisten membuat banyak pihak yakin bahwa musim ini bisa menjadi salah satu musim terbaik dalam kariernya.

Kesimpulan

Kemenangan 3-0 atas Slavia Praha menjadi bukti bahwa Inter Milan berada dalam jalur yang tepat di bawah asuhan Cristian Chivu. Performa solid di lini pertahanan, kreativitas di lini tengah, serta ketajaman di lini depan membuat Nerazzurri tampil dominan.

Dengan semangat dan determinasi tinggi, Inter Milan kini menatap laga-laga berikutnya dengan optimisme. Jika performa ini bisa dipertahankan, bukan tidak mungkin Inter Milan kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga Champions musim 2025/2026. Baca juga, Berita Update Tentang Dunia Sepak Bola Internasional.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %