Hasil Sunderland vs Arsenal: Gol di Menit Akhir Bikin The Gunners Gigit Jari

Sunderland vs Arsenal
0 0
Read Time:3 Minute, 39 Second

Laga antara Sunderland vs Arsenal pada pekan ke-11 Premier League 2025/2026 berlangsung dramatis dan penuh ketegangan. Pertandingan yang digelar di Stadium of Light pada Minggu (9/11/2025) dini hari WIB ini berakhir dengan skor 2-2, setelah Sunderland mencetak gol penyama kedudukan di detik-detik terakhir pertandingan.

Arsenal sebenarnya berada di atas angin setelah mampu membalikkan keadaan melalui gol Bukayo Saka dan Leandro Trossard. Namun konsentrasi yang menurun di masa injury time membuat kemenangan mereka buyar. Hasil ini menjadi pukulan bagi The Gunners, yang sudah menguasai jalannya laga dan terlihat siap mengamankan tiga poin penuh.

Meski demikian, satu poin tetap membuat Arsenal berada di puncak klasemen Premier League dengan koleksi 26 poin dari 11 pertandingan. Sementara itu, Sunderland kembali menunjukkan bahwa mereka bukan tim kejutan biasa. Dengan mengumpulkan 19 poin, The Black Cats kini nyaman berada di posisi ketiga klasemen, menegaskan performa impresif mereka sepanjang musim.


Babak Pertama: Arsenal Dominan, Sunderland Efektif

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola mereka mendominasi, bahkan mencapai 65% sepanjang laga, sebuah indikasi jelas bahwa tim asuhan Mikel Arteta datang dengan misi menguasai jalannya pertandingan.

Arsenal memiliki sejumlah peluang berbahaya di babak pertama. Declan Rice hampir membuka skor pada menit ke-15 lewat eksekusi tendangan bebas akurat, tetapi kiper Sunderland, Robin Roefs, tampil sigap dengan penyelamatan gemilang. Tak lama berselang, Eberechi Eze mendapatkan peluang emas, tetapi finishing-nya masih belum menemui sasaran.

Di tengah dominasi Arsenal, Sunderland menunjukkan kedisiplinan dan kecerdikan dalam bertahan. Mereka mengandalkan formasi 5-4-1 yang membuat area pertahanan mereka sulit ditembus. Kesabaran mereka terbayar di menit ke-36. Lewat serangan balik terstruktur, bola mengarah kepada Daniel Ballard yang melepaskan tembakan jarak menengah. Bola meluncur keras ke sisi kanan gawang David Raya, membuat Sunderland unggul 1-0 sekaligus memecah kebuntuan.

Gol tersebut memicu sorak riuh dari suporter tuan rumah yang memenuhi Stadium of Light. Arsenal mencoba merespons dan memperoleh peluang melalui William Saliba menjelang turun minum. Sayangnya, tendangan jarak dekat sang bek justru melambung tinggi dan membuat The Gunners gagal menyamakan kedudukan hingga babak pertama berakhir.


Babak Kedua: Arsenal Bangkit, Sunderland Tak Menyerah

Memasuki babak kedua, Arsenal tampil jauh lebih agresif dan meningkatkan tempo permainan. Martin Zubimendi membuka ancaman lewat tendangan langsung ke arah gawang, tetapi Roefs lagi-lagi tampil kokoh.

Tekanan intens Arsenal akhirnya berbuah hasil pada menit ke-54. Kerja sama kombinatif antara Mikel Merino dan Bukayo Saka berhasil mengoyak sisi pertahanan Sunderland. Saka yang menerima bola di kotak penalti dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan bawah. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membuat momentum bergeser ke kubu Arsenal. The Gunners semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Sunderland. Pada menit ke-74, kebuntuan mereka pecah kembali. Kali ini giliran Leandro Trossard yang mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola melengkung dan tak mampu dijangkau Robin Roefs, membuat Arsenal berbalik unggul 2-1.

Setelah unggul, Arsenal tampak berusaha mengontrol tempo, tetapi situasi itu justru membuat mereka kehilangan agresivitas. Sunderland yang butuh poin mulai meningkatkan pressing dan mencoba mencari peluang lewat bola-bola direct dan serangan cepat di sisi sayap.


Gol Penyeimbang Sunderland: Drama di Masa Injury Time

Pertandingan tampak akan berakhir dengan kemenangan Arsenal, tetapi Sunderland tidak menyerah. Tekanan mereka akhirnya berbuah pada menit ke-94 melalui Brian Brobbey, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal. Brobbey dengan tenang menaklukkan David Raya dalam situasi satu lawan satu.

Gol tersebut sempat ditinjau oleh VAR untuk memastikan tidak ada pelanggaran ataupun offside. Setelah beberapa saat, VAR menyatakan gol sah dan skor pun berubah menjadi 2-2. Stadium of Light meledak dalam kegembiraan, sedangkan para pemain Arsenal terlihat terpukul karena kehilangan tiga poin di detik-detik akhir.


Statistik Pertandingan Sunderland vs Arsenal

  • Tembakan: 6 – 17
  • Tembakan tepat sasaran: 2 – 7
  • Penguasaan bola: 35% – 65%
  • Pelanggaran: 13 – 13
  • Kartu kuning: 2 – 1
  • Kartu merah: 0 – 0
  • Offside: 2 – 0
  • Tendangan sudut: 2 – 2

Statistik memperlihatkan dominasi Arsenal, tetapi Sunderland jauh lebih efisien dalam mengonversi peluang. Organisasi pertahanan yang solid serta efektivitas transisi menjadi kunci hasil imbang ini.


Susunan Pemain

Sunderland (5-4-1)

Robin Roefs; Trai Hume, Nordi Mukiele, Dan Ballard, Lutsharel Geertruida, Reinildo Mandava; Enzo Le Fée, Noah Sadiki, Granit Xhaka, Bertrand Traoré; Wilson Isidor.
Pelatih: Régis Le Bris

Arsenal (4-3-3)

David Raya; Riccardo Calafiori, Gabriel, William Saliba, Jurriën Timber; Eberechi Eze, Martin Zubimendi, Declan Rice; Leandro Trossard, Mikel Merino, Bukayo Saka.
Pelatih: Mikel Arteta

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %